Wisnu Indra Kresna’s blog

Just another WordPress.com weblog

Produksi Gas Alam RI Melebihi Minyak Mentah

Posted by wisnuindrakresna pada 21 Juni 2008

Produksi gas alam Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun dan sekarang menggantikan posisi produksi minyak alam yang turun, papar seorang legislator. Ketua Komisi VII DPR yang menangani masalah energi, Airlangga Hartarto menyatakan pada hari Minggu bahwa gas alam yang produksinya meningkat akan terus menjadi komoditas strategis di masa yang akan datang. Ia menyatakan, “volume produksi gas dan batu-bara yang meningkat akan membuat komoditas-komoditas ini terus strategis di masa depan dan untuk menggantikan posisi minyak yang menurun.”
Dengar pendapat antara Komisi VII DPR dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro pada hari Rabu setuju untuk memasukkan produksi gas dan batu-bara ke dalam rancangan anggaran negara 2009.
Airlangga menyatakan bahwa kedua belah pihak setuju untuk memasukkan gas dan batu-bara kedalam rencana anggaran negara 2009 karena pendapatan negara dari kedua komoditas ini sangat besar.
Data yang tersedia di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan bahwa pendapatan dari kedua komoditas ini sangat besar
Menteri Purnomo menyatakan bahwa di masa yang lalu minyak merupakan komoditas primer namun saat ini produksinya menurun dan perannya telah digantikan oleh gas dan batu-bara yang produksinya meningkat tajam.
Data yang tersedia di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral mengindikasikan bahwa produksi gas tahun 2009 diperkirakan lebih dari 10,000 juta metric standard cubic feet per hari (MMSCFD).
Produksi gas tahun ini diperkirakan mencapai 9,946 MMSCFD.
Data menunjukkan bahwa produksi gas di tahun 2007 berada pada angka 8,901 MMSCFD dan pada tahun 2006 tercatat pada 8,280 MMSCFD.
Konsumsi gas dalam negeri juga terus meningkat dimana pada tahun 2006 ekspor gas tercatat pada angka 64.97 persen sementara konsumsi dalam negeri pada 35.03 persen. Pada tahun 2007, porsi konsumsi gas dalam negeri meningkat 37.02 persen sementara ekspornya turun hingga 62.98 persen.
Purnomo menyatakan bahwa komposisi ekspor gas dan konsumsi gas dalam negeri akan berimbang pada angka 50 persen tahun ini, (*)

Jakarta, 8 Juni 2008, ANTARA

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: