Wisnu Indra Kresna’s blog

Just another WordPress.com weblog

Penjelasan Pemerintah Tentang Keputusan Pemerintah RI Dalam Hal Pengurangan Subsidi BBM

Posted by wisnuindrakresna pada 21 Juni 2008

Sejak setahun terakhir
harga minyak mentah dunia terus melambung. Kalau pada tahun lalu harga
minyak berkisar pada angka USD 80/barrel, pada saat ini kisaran
harganya berada pada tingkat di atas USD 130/barrel. Hal ini
menggelembungkan angka subsidi BBM ketingkat yang tidak mungkin lagi
dipertahankan. Jika harga minyak mencapai rata-rata USD 120/barel
sepanjang tahun 2008 maka subsidi BBM mencapai lebih dari Rp 200
triliun. Padahal menurut UU No 16/2008 tentang APBN(P) 2008 yang
disetujui DPR, ditetapkan batas maksimal anggaran subsidi BBM hanya
sebesar Rp 135,1 triliun.

Dengan
semakin besarnya subsidi BBM,   kemampuan pemerintah untuk membiayai
berbagai program yang berorientasi pada perbaikan kesejahteraan
masyarakat miskin  seperti pendidikan, kesehatan, Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Kredit Usaha Rakyat (KUR)  dan
penyediaan infrastruktur menjadi  terancam  dikurangi.

Sementara
itu subsidi BBM sesungguhnya salah sasaran. 40 persen kelompok
pendapatan rumah tangga terkaya justru menikmati 70 persen subsidi
tersebut, sedangkan 40 persen kelompok pendapatan terendah hanya
menikmati sekitar 15 persen.


Kenaikan Harga BBM adalah upaya terakhir


Pemerintah
telah berusaha agar tekanan yang berasal dari kenaikan harga minyak
dunia dapat dikelola dan diminimalkan dampaknya bagi masyarakat.
Langkah-langkah seperti penghematan belanja pemerintah, kenaikan
penerimaan pajak, usaha efisiensi PLN dan Pertamina, konversi dan
penghematan BBM bersubsidi telah dan akan terus dilakukan.



Meskipun demikian langkah-langkah tersebut belum mencukupi untuk
mengatasi dampak kenaikan harga minyak dunia. Oleh karena itu
pemerintah terpaksa melakukan opsi kebijakan menaikkan harga BBM.


Harga
BBM  di Indonesia saat ini sebenarnya sudah termasuk salah satu yang
terendah di kawasan Asia (bahkan lebih rendah dari negara-negara miskin
seperti Timor Leste,  Kamboja dan Bangladesh). Setelah kenaikan harga
BBM sebesar 28,7%  sekalipun, harga BBM kita masih cukup jauh berada di
bawah tingkat harga di Timor Leste, Filipina, Thailand dan Singapura.


Program Kompensasi
Pemerintah
sepenuhnya sadar,  kebijakan pengurangan subsidi BBM akan menaikkan
biaya hidup dan akan menambah beban bagi orang banyak. Oleh karena itu,
sebelum memutuskan kenaikan harga BBM, Pemerintah telah menyiapkan
berbagai program untuk meringankan beban masyarakat berpendapatan
rendah, antara lain dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada
19,1 juta rumah tangga, dengan jumlah dana Rp 14,1 triliun pada tahun
ini.


Di samping itu pemerintah memberikan kompensasi dalam  bentuk lain yaitu :
Program Ketahanan Pangan :

Harga Raskin yang semula direncanakan dinaikkan menjadi Rp 1900/kg, tetap dipertahankan sebesar  Rp 1600/kg.

Jangka waktu pembagian Raskin kepada 19,1 juta rumah tangga diperpanjang dari  semula 10 bulan menjadi 12 bulan .

Dukungan Biaya Pendidikan Anak bagi PNS Gol I/II, Tamtama TNI/Polri.
Tambahan Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat
Harga BBM Per 24 Mei 2008

Setelah melalui pertimbangan yang seksama dan persiapan penyaluran BLT
yang memadai, Pemerintah  melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber
Daya Mineral  No.16/2008 menaikkan harga bensin premium, solar dan
minyak tanah bersubsidi, yang mulai berlaku pada  24 Mei 2008 pukul
00.00 WIB (lihat lampiran).


Selain itu Pemerintah tetap akan  melaksanakan program penghematan
konsumsi BBM bersubsidi melalui program kartu kendali yang sudah
dicanangkan di Semarang, Jawa Tengah dan program smart card yang akan
dilakukan ujicobanya pada bulan  September tahun ini.


Semua kebijakan ini pada akhirnya diharapkan akan semakin memperkuat
dan menggairahkan perekonomian nasional serta memperbaiki keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


LAMPIRAN:

PERUBAHAN  HARGA BBM



Komoditi



Harga lama


Rp/liter



Harga baru


Rp/liter




1



Bensin Premium




4500



6000



2



Solar




4300



5500



3



Minyak tanah




2000



2500




PROGRAM KOMPENSASI PENGURANGAN SUBSIDI BBM  2008



Jenis program




Anggaran


Rp triliun



Waktu pelaksanaan




1



Bantuan Langsung Tunai (BLT)



14,1



Jun-Des


2
Ketahanan Pangan dan Raskin
4,2
Jun-Des
3
Tambahan Subsidi Bunga KUR
1,0
Jun-Des


http://www.depkeu.go.id/Ind/News/NewsControl.asp?cdcate=Penjelasan_BBM_230508.doc

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: